
Buton Tengah-Gemaliterasi.Com. TBM Cuilan Bakti Desa Napa adalah komunitas penggerak literasi yang aktif berkegiatan literasi di Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara. TBM yang didirikan seorang staf Dinas Tenaga Kerja Buton Tengah satu-satunya taman baca yang konsistem berjuang meningkatkan minat dan daya literasi masyarakat, walau dalam keterbatasan tenaga, dana, sarana, dan koleksi bahan pustaka.
Salah satu kegiatan yang TBM Cuilan Bhakti hari ini adalah memberikan pelatihan komputer kepada pemustaka. Pelatihan yang melibatkan masyarakat ini patut diapresiasi karena sejalan dengan program Perpustakaan Nasional, yaitu Trasformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di mana perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca, melainkan sebagai tempat kegiatan masyarakat untuk memperoleh keterampilan.
Kepada Gemaliterasi.Com, Abd. Majid, pounder TBM TBM Cuilan Bhkati mengungkapkan bahwa pelatihan komputer ini adalah bagian dari literasi digital yang tersingkron dengan lembaga pelatihan kerja."Pelatihan komputer ini bagian dari literasi digital yang dijalankan TBM Cuilan Bahkti. Pelatihan ini tersingkron dengan lembaga pelatihan kerja", ungkapnya. (31-8-2024).
Baca juga: abd-majid-turuki-pejuang-literasi-langka-dari-buton-tengah
TBM Cuilan Bhakti yang beroperasi sejak tahun 2023 telah menjalin kemitraan dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Buton Tengah. Sebagai mitra dan pembina perpustakaan, Dinas Perpustakaan kerap melakukan kunjungan monitoring dan pembinaan kepada TBM Cuilan Bhakti. Seperti yang dilakukan hari ini, beberapa pustakawan Dinas Perpustakaan Buton Tengah melakukan kunjungan monitoring yang diterima langsung oleh pounder TBM Cuilan Bhakti, Abd. Madjid Turuki.
Baca juga: taman-baca-cuilan-bhakti-desa-napa-buton-tengah-jalin-kemitraan-dengan-tk-al-maun
Dengan adanya kunjungan Dinas Perpustakaan, Pak Madjid berharap agar TBM Cuilan Bhakti mendapat perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Buton Tengah, antara lain dibantu berjuang untuk menambah koleksi bahan pustaka seperti halnya TBM lainnya di Indonesia yang tahun ini kembali mendapat bantuan Buku Bermutu sebanyak 1.000 eksemplar. (Els@h).



