
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Wahdah Islamiah Jeneponto (WI Jeneponto) adalah salah satu ormas Islam yang aktif berdakwah dan membelajarkan umat sampai ke desa-desa di wilayah Kabupaten Jeneponto. Salah satu kegiatan WI Jeneponto yang menyentuh masyarakat desa adalah Pendidikan Al-Qur'an Orang Dewasa (Dirosa).
Dirosa dilakukan secara berkelompok (Halaqoh) yang dibimmbing oleh seorang ustazah (murobbi) dengan materi pembaikan bacaan Al-Quran dan dasar-dasar tauhid. Setelah peserta dirosa telah menyelesaikan jenjang tertentu maka kepada peserta yang telah mengikuti ujian diberi apresiasi melalui kegiatan wisudah atau tasyakuran.
Baca pula: tbm-an-nur-palajau-jeneponto-mendapat-apresiasi-banpem-dari-kemendikbudristek-ri
Tasyakuran Dirosa Tahun 2024 ini adalah tasyakuran angkatan V yang dihadiri oleh peserta dari halaqoh-halaqoh yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Jeneponto. Tasyakuran tahun 2024 dilaksanakan pada Minggu, 11 Agustus 2024 diikuti oleh 763 Peserta yang seharusnya ditargetkan 500 orang peserta.
Kegiatan tasyakuran ini diusung oleh sebanyak 15 Tim EO yang telah disipakan oleh Unit Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Muslimah DPD Wahdah Islamiah Jeneponto yang dikordinis langsung oleh Ustazah Mariati Abd.Rasyid, A.Ma.P.Gtk.
Eka Ummu Muhammad, Murobbi Halaqoh TBM An Nur Palajau merasa bersyukur dan harus karena telah mengantar ibu-ibu binaannya sampai ke tasyakuran. "Alhamdulillah, hanya syukur dan haru yang tercipta hari itu kareng", ungkapnya (13-8-2024). Eka atau akrab disapa Karaeng Caya berharap agar tasyakuran ini bukanlah dari sebuah perjuangan. "Kami tim pengajar sangat berharap semoga ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, namun awal dari sebuah proses hijrah untuk tetap istiqomah dalam memeluk hidayah Al-Qur'an dan As-Sunnah-Nya, aamiin ya Allah", tambahnya.
Baca pula: mahasiswa-kkn-universitas-megarezky-posko-desa-palajau-bincang-literasi-di-tbm-an-nur-jeneponto
Pengelola TBM An Nur Palajau sangat berterima kasih atas kesediaan Wahdah Islamiah Jeneponto untuk membentuk halaqoh dirosa di TBM An Nur Palajau. "Penghargaan yang setinggi-tingginya kami berikan kepada Karaeng Caya selalu murobbi yang telah meluangkan waktunya guna mendatangi TBM An Nur Palajau, dan tetap sabar membimbing ibu-ibu binaannya", ungkap Daeng Ngella. (13-8-2024).
Para peserta merasa bangga karena dimasa tuanya bisa mengikuti wisudah santri. Dan yang paling bangga adalah Kasmawati Rumbi dari halaqoh TBM An Nur yang berhasil menjadi wisudawati terbaik. "Jekaji tau tippuluka, juara 1", ujarnya sesampai di TBM An Nur Palajau, Sesuai janji maka Kasmawati diberi tambahan hadiah dari Ketua TBM An Nur Palajau. (Els@h).




