
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Rumah Baca Galeri Aksara Agangje'ne menggelar kegiatan Sosialisasi Bank
Sampah yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini
menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya
pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang
bersih, sehat, dan produktif.
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat
mengenai tata cara pengelolaan sampah rumah tangga, pemilahan sampah organik
dan anorganik, serta manfaat ekonomi yang dapat diperoleh melalui sistem bank
sampah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya
budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas
Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto yang bertindak sebagai moderator. Turut
hadir Sekretaris Kecamatan Binamu, Lurah Empoang, kader-kader Posyandu, serta
sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap gerakan peduli
lingkungan tersebut.
Sosialisasi Bank Sampah ini terlaksana atas inisiatif Founder Rumah Baca Galeri Aksara Agangje'ne, Suarni, S.Pd. Menurutnya, rumah baca tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi masyarakat dalam berbagai bidang, termasuk pelestarian lingkungan hidup.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa sampah yang selama ini
dianggap sebagai limbah sebenarnya memiliki nilai ekonomi apabila dikelola
dengan baik. Melalui bank sampah, masyarakat dapat menabung sampah yang telah
dipilah dan memperoleh manfaat ekonomi sekaligus membantu mengurangi pencemaran
lingkungan.
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Jeneponto memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, keterlibatan komunitas literasi seperti Rumah Baca Galeri Aksara
Agangje'ne dalam edukasi lingkungan merupakan langkah positif yang dapat
membantu pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya
pengelolaan sampah.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara
berkelanjutan sehingga masyarakat tidak hanya memahami konsep bank sampah,
tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya,
perubahan besar dalam pengelolaan lingkungan selalu diawali dari
langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.
Sekretaris Kecamatan Binamu turut menyampaikan apresiasi kepada Rumah
Baca Galeri Aksara Agangje'ne yang telah menghadirkan kegiatan edukatif bagi
masyarakat. Ia menilai keberadaan rumah baca telah memberikan kontribusi nyata,
tidak hanya dalam meningkatkan minat baca, tetapi juga dalam membangun
kepedulian sosial dan lingkungan di tengah masyarakat. (Els@h).




