
Jeneponto-Gemaliterasi. Com. Dalam rangka memberikan dorongan dan motivasi kepada Perpustakaan Desa/Kelurahan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsifan (Dispusip) Kabupaten Jeneponto mengadakan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Kabupaten Tahun 2025. Lomba ini diikuti oleh seluruh perpustakaan desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mendorong peningkatan kualitas dan fungsi perpustakaan desa sebagai pusat informasi, pendidikan, dan transformasi sosial.
Kabid Layanan, Kerjasama, dan Pengembangan Dispusip Jeneponto, Hj. Syahru Rahmadhani, ST, S.AP menyampaikan bahwa lomba perpustakaan desa/kelurahan ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan yang dimukai dari sosialisasi dan penyebaran instrument penilain lomba, pengiriman instrument yang telah diisi, verifikasi untuk menetapkan 20 perpustakaan desa/kelurahan sebagai peserta lomba yang akan mengikuti pembekalan, melaksanakan pembekalan, menetapkan 6 perpustakaan yang akan divisitasi, dan pengumuman lomba.
Beberapa tahapan telah dilaksanakan, dan pada 20 Mei 2025, Dispusip Jeneponto talah melaksanakan technical meeting dan pembekalan kepala 20 peserta lomba. Pembekalan yang dibuka oleh Kabid Hj. Syahru Rahmadhani ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu dua dari Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, yakni Saenal Abidin, S.I.P., M.Hum. dan Ramadayanti, S.I.P., M.Hum. Satu orang juri lainnya yang turut ambil bagian dalam proses seleksi dan visitasi adalah Muh. Syaiful, S.IP., S.Kom., M.IP. dari Perpustakaan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, yang juga memiliki pengalaman luas dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Ketiga narasumber ini tidak hanya memberikan materi
pembekalan, tetapi juga dipercaya sebagai tim juri dalam proses seleksi lomba. Meraka
yang akan memilih 6 perpustakaan yang akan maju ke tahap visitasi lapangan ke enam
desa terpilih berdasarkan hasil penilaian instrumen awal,
yang akan dilaksanakan pada 18–19 Juni 2025 mendatang.
Kegiatan pembekalan ini berlangsung lancar dan penuh keakraban. Para peserta dari 20 perpustakaan desa/kelurahan tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Setelah sesi pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan proses penilaian instrumen awal yang menjadi dasar evaluasi untuk perbaikan sebelum tahap visitasi.
Adapun delapan dimensi yang menjadi kriteria penilaian dalam lomba perpustakaan desa ini meliputi: Dimensi Koleksi Perpustakaan; Dimensi Sarana dan Prasarana Perpustakaan; Dimensi Pelayanan Perpustakaan; Dimensi Tenaga Perpustakaan; Dimensi Penyelenggaraan Perpustakaan; Dimensi Pengelolaan Perpustakaan; Dimensi Inovasi Perpustakaan; dan Dimensi Dampak Perpustakaan.
Kibacai pole: https://www.gemaliterasi.com/berita/202/perpustakaan-an-nur-desa-palajau-menjadi-lokasi-titik-baca-perpustakaan-nasional-ri
Dispusip Kabupaten Jeneponto berharap, melalui lomba ini, setiap desa dapat mengembangkan perpustakaannya secara optimal dan berkelanjutan. Pemenang dari kegiatan lomba perpustakaan desa/keluarahan tingkat Kabupaten Jeneponto akan diikutsertakan pada kegiatan lomba perpustakaan tingkat provinsi. (Els@h).




