
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Kabar menggembirakan datang
dari Kabupaten Jeneponto. Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025
menunjukkan tren positif dengan capaian peringkat ke-10 di tingkat Provinsi
Sulawesi Selatan.
Informasi tersebut disampaikan Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, melalui unggahan di media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Jeneponto menunjukkan tren positif,” tulisnya.
Berdasarkan data yang dipublikasikan, pada tahun 2023 Jeneponto berada di peringkat 18 dengan nilai 2,98. Kemudian pada tahun 2024 naik ke peringkat 17 dengan nilai 3,39. Pada tahun 2025, Jeneponto melompat signifikan ke peringkat 10 dengan nilai 3,51.
Indeks Daya Saing Daerah sendiri merupakan instrumen pengukuran yang menilai kemampuan suatu daerah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penilaian IDSD mencakup empat komponen utama, yaitu Lingkungan Pendukung, Sumber Daya Manusia (SDM), Pasar, dan Ekosistem Inovasi.
Keempat komponen tersebut dijabarkan ke dalam 12 pilar penilaian, meliputi: (1) Institusi, (2) Infrastruktur, (3) Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi, (4) Stabilitas Ekonomi Makro, (5) Kesehatan, (6) Keterampilan, (7) Pasar Produk, (8) Pasar Tenaga Kerja, (9) Sistem Keuangan, (10) Ukuran Pasar, (11) Dinamika Bisnis, dan (12) Kapabilitas Inovasi. Melalui indikator-indikator inilah daya saing suatu daerah diukur secara komprehensif.
Kibacai pole: https://www.gemaliterasi.com/berita/344/iplm-jeneponto-melonjak-ke-peringkat-3-sulawesi-selatan-pintu-menuju-jeneponto-bahagia
Berikut 10 Besar Peringkat IDSD 2025 Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan skor tertinggi: Kota Makassar – 4,17; Kota Parepare – 4,10; Kota Palopo – 3,79; Gowa – 3,71; Maros – 3,69. Bulukumba – 3,65, Tana Toraja – 3,63, Sinjai – 3,58, Sidenreng Rappang – 3,52, dan Jeneponto – 3,51.
Capaian ini menempatkan Jeneponto sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Sulawesi Selatan dan menunjukkan peningkatan daya saing yang konsisten dalam tiga tahun terakhir.
Kibacai pole: https://www.gemaliterasi.com/berita/346/dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-jeneponto-dipimpin-dua-tokoh-literasi-daerah
Tidak hanya pada Indeks Daya Saing Daerah, sepanjang tahun 2025 Jeneponto juga mencatatkan sejumlah peningkatan indikator pembangunan lainnya. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jeneponto tercatat berada di peringkat 5 tingkat Sulawesi. Sementara itu, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat berhasil menempati peringkat 3 tingkat Sulawesi.
Capaian ini diraih dalam kepemimpinan Bupati H. Paris Yasir dan Wakil Bupati Islam Iskandar, yang terus mendorong kolaborasi lintas sektor, pembenahan tata kelola pemerintahan, serta penguatan sektor pendidikan, ekonomi, dan inovasi daerah.
Menurut H. Paris Yasir,
keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh elemen
masyarakat dan pemerintah daerah.
“Ini adalah hasil kolaborasi dan kerja sama semua pihak. Kita akan terus berbenah dan meningkatkan daya saing daerah demi kesejahteraan masyarakat. Jeneponto Bahagia,” lanjutnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, harapannya tidak hanya peringkat yang meningkat, tetapi juga kualitas pelayanan publik, peluang kerja, investasi, serta kesejahteraan masyarakat Jeneponto yang semakin membaik dari waktu ke waktu.
Sumber foto: fb H Paris Yasir. (Els@h)




