Rabu, 17 Juni 2026 | Gemaliterasi.Com

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto Adakan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Rabu, 5 November 2025 483
Gemaliterasi.Com
Dispusip
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto membuka kegiatan Sosialisasi TPBIS

Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Dalam rangka membekali pemahaman terhadap Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) kepada para pengelola perpustakaan desa/kelurahan dan TBM,maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto (Dispusip) menggelar kegiatan Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serbaguna Aisyiyah Jeneponto, Jalan Abdul Jalil Sikki Romanga, Rabu (5/11/2025).

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/309/dinas-perpustakaan-dan-kearsipan-jeneponto-usai-visitasi-finalis-lomba-perpustakaan-sekolah-tahun-2025

Kegiatan Sosialisasi TPBIS ini diikuti oleh 30 pengelola perpustakaan desa/kelurahan dan TBM yang telah menerima bantuan Buku Bacaan Bermutu dari Perpustakaan Nasional. Hadir dalam sosialisasi ini Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan Master Trainer TPBIS Perpusnas RI, sebagai narasumber utama.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pengelola perpustakaan dalam mengembangkan layanan yang inklusif, kreatif dan memberdayakan masyarakat. Melalui kegiatan ini, perpustakaan diharapkan dapat bertransformasi dari sekadar tempat membaca menjadi pusat kegiatan masyarakat yang mendorong kolaborasi, inovasi dan peningkatan literasi di tengah tantangan era digital.

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/305/balai-bahasa-sulawesi-selatan-melakukan-pendampingan-komunitas-pengerak-literasi-di-dispusip-jeneponto

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto, H. Nur Alim, S.E,M.A dalam sambutannya mengapreasiasi kesediaan para pengelola perpustakaan desa/kelurahan dan TBM menghadiri kegiatan sosialisasi TPBIS ini dan menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah penyamaan persepsi antar pengelola perpustakaan mengenai peran strategis perpustakaan di era sekarang. “Kehadiran teman-teman pengelola hari ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, bagaimana perpustakaan dapat menjadi tempat berkegiatan, tempat berkarya, dan tempat berinovasi bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi upaya meningkatkan minat masyarakat untuk datang ke perpustakaan,” ungkapnya (5-11-2025).

Sementara itu, dalam sambutannya, Pj. Sekda Jeneponto Maskur, S.Ag,M.M menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi semua pihak dalam meningkatkan literasi masyarakat dalam menghadapi tantangan rendahnya minat baca di tengah derasnya arus digitalisasi. “Kita berharap ke depan tidak ada lagi masyarakat Jeneponto yang tidak tahu membaca. Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk memberikan informasi dan semangat baru bagi pengembangan literasi berbasis inklusi sosial. Di era digital seperti sekarang, membangkitkan minat baca memang tidak mudah, dan di sinilah peran penting perpustakaan serta TBM,” ungkapnya. (5-11-2025).

Baca pula:  https://www.gemaliterasi.com/berita/302/mahasiswa-kkn-iai-yapnas-jeneponto-mengadakan-kursus-bahasa-asing-dan-bimbel-belajar-membaca-di-tbm-an-nur-palajau

Baharuddin, S.Kom, sebagai narasumber utama berbagi pemahaman tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Ia menegaskan bahwa perpustakaan modern harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengelola perpustakaan desa/keluarahan dan TBM yang telah bermitra dengan Perpustajaan Nasional RI melalui program Bantuan Buku Bacaan Bermutu di Jeneponto semakin termotivasi untuk menghadirkan inovasi layanan yang inklusif, kreatif, dan memberdayakan. Perpustakaan kini bukan lagi sekadar tempat membaca, tetapi ruang hidup yang mendorong kolaborasi, pembelajaran, dan perubahan sosial. (Els@h). 

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login