
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Janeponto mengadakan kompetisi menulis cerita berbasis isi buku bacaan untuk siswa-siswi kelas 9 SMPN 2 Arungkeke, Selasa (29/07). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja paling menantang mahasiswa KKN-Tematik Literasi Unhas dalam bidang literasi, yakni menulis buku berbasis isi buku bacaan.
Kegiatan dilakukan dalam bentuk Kelas Inspirasi pada program kunjungan literasi ke SMPN 2 Arungkeke. Dalam pelaksanaannya, para peserta Kelas Inspirasi diminta untuk memilih salah satu buku cerita yang disediakan oleh mahasiswa KKN untuk mereka baca, dan kemudian menggali kembali ide dan imajinasi mereka untuk menuliskannya dalam bentuk cerita baru dengan sudut pandang dan gaya bahasa mereka sendiri.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi sekaligus penangung jawab program kerja, Ronal Maimbullah menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang cukup sulit untuk dilaksanakan mengingat dalam program kerja ini, anak-anak dituntut agar bisa merepresentasikan apa yang mereka baca ke dalam cerita versi mereka sendiri. ”Sejujurnya mungkin ini adalah program kerja kami yang cukup sulit, karena di sini kami harus menuntun dan mengajarkan siswa-siswa SMP agar mampu membuat karya tulis mereka sendiri, apalagi untuk bisa menulis sebuah karya kami harus bisa meningkatkan pemahaman anak terhadap bacaan, bersikap kritis terhadap isi buku, serta mengembangkan kemampuan menulis dengan imajinasi dan pikiran mereka sendiri,” Ucap Ronal (29-7-2025).
Program Kelas Inspirasi Menulis Cerita Bebasis Isi Bacaan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Literasi UNHAS, bekerja sama dengan TBM An-Nur Palajau, guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Arungkeke dan didukung penuh oleh pihak sekolah. Kegiatan dilaksanakan di UPT SMP Negeri 2 Arungkeke, yang diikuti oleh 35 siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Arungkeke. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dengan detail waktu yaitu, tanggal 22 Jui 2025 peserta memilih buku bacaan dan mulai menulis, tanggal 25 Juli 2025 merevisi hasil tulisan siswa, dan tanggal 29 Juli 2025 peserta menyetor tulisan. Nampak para peserta antusias mengikuti kelas inspirasi menulis karena sangat menantang.
Ronal Maimbullah, kepada media ini menyampaikan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa, mendorong kebiasaan membaca yang aktif, serta membangun rasa percaya diri anak-anak dalam mengekspresikan ide melalui tulisan. Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi penulis bila diberi ruang dan bimbingan yang tepat.
Proses kegiatan dimulai dengan bimbinagn teknik menyusun cerita berbasis isi buku bacaan, kemudian dilanjutkan dengan membagikan buku bacaan dan modul penulisan kepada siswa, lalu membimbing siswa untuk melakukan penulisan cerita. Setelah siswa selesai meulis cerita versi mereka sendiri, mahasiswa mengadakan sesi revisi tulisan peserta sesuai dengan kriteria yang kami dan pihak perpustakaan tetapkan. Sesi revisi ini dilakukan dengan cara membagi beberapa kelompok untuk anak-anak yang telah selesai menulis, dan kemudian pada tiap kelompok tersebut didampingi 1 atau 2 anak KKN sebagai reviewer yang akan memeriksa kesesuaian antara cerita yang siswa buat dengan buku yang sudah mereka baca. Hasil akhir dari program ini akan dibukukan dalam bentuk antologi cerita siswa, yang nantinya akan dicetak dan diarsipkan di TBM-An-Nur dan SMPN 2 Arungkeke. Peserta yang tulisannya terbaik akan diundang menghadiri kegiatan Apresiasi Literasi untuk menerima piala yang telah disiapkan oleh Perpustakaan Nasional. (Ron@l).



