
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Setelah mengalami kekosongan jabatan selama beberapa waktu, akhirnya Bupati H. Paris Yasir menunjuk Taufiq sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto (Dispusip). Penunjukan ini diharapkan mampu memperkuat gerakan literasi dan mempertahankan capaian prestasi keperpustakaan daerah.
Taufiq yang saat ini juga menjabat
sebagai Camat Tarowang dinilai memiliki
rekam jejak kuat dalam dunia literasi. Selain sebagai pejabat pemerintahan, ia
dikenal sebagai pendiri Rumah Baca 27 Tarowang, sebuah komunitas literasi yang
aktif mendorong budaya baca di masyarakat.
Tokoh literasi Jeneponto sekaligus
founder TBM An Nur, Ella Sahabuddin, menilai penunjukan ini sebagai
langkah tepat.
“Ini pilihan yang tepat, karena beliau bukan orang baru dalam dunia perpustakaan atau keliterasian. Beliau adalah founder Rumah Baca 27 Tarowang, sehingga memahami langsung dinamika dan kebutuhan gerakan literasi di masyarakat,” ujarnya.
Sejak menjabat Camat Tarowang,
Taufiq juga menunjukkan komitmen nyata dalam pengembangan literasi. Seluruh
desa di Kecamatan Tarowang kini telah memiliki perpustakaan desa maupun taman
baca, sebuah capaian penting dalam memperluas akses literasi hingga tingkat
akar rumput.
Meski demikian, tantangan yang
dihadapi sebagai Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tentu lebih besar
dan kompleks. Setidaknya terdapat tiga tugas utama yang menjadi perhatian:
Pertama, sebagai pilot gerakan
literasi daerah, ia diharapkan mampu meningkatkan minat baca dan daya literasi
masyarakat secara luas.
Kedua, sebagai pelaksana
pembangunan keperpustakaan, ia dituntut mempertahankan capaian Indeks
Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Jeneponto
yang saat ini berada pada peringkat kedua di tingkat Sulawesi Selatan, dan terbit Peraturan Daerah Perpustakaan dan Kearsipan.
Ketiga, sebagai pembina
perpustakaan, ia diharapkan mampu mendorong perpustakaan desa, sekolah, dan
komunitas agar tetap aktif dan berkelanjutan, serta menjaga semangat literasi
yang telah tumbuh di masyarakat.
Ella Sahabuddin berharap, dengan
latar belakang sebagai pegiat dan penggerak literasi, kepemimpinan baru ini
mampu membawa gerakan literasi daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami berharap, dengan Kadis yang
berlatar pegiat literasi, gerakan literasi daerah Kabupaten Jeneponto semakin
menggema dan berdampak luas bagi masyarakat,” harapnya.
(Els@h)



