
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., secara resmi
membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Sederajat Tingkat Kabupaten Jeneponto
Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Daerah Kabupaten Jeneponto ini berlangsung pada 18–19 Mei 2026 dan diikuti oleh
peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah se-Kabupaten
Jeneponto.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh Kepala
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, para kepala bidang, dewan juri, guru
pendamping, serta seluruh peserta lomba. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya
nyata pemerintah daerah dalam menumbuhkan budaya baca dan meningkatkan
kemampuan literasi anak sejak dini.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
menyampaikan perkembangan menggembirakan dunia literasi di Kabupaten Jeneponto.
Berdasarkan hasil pengukuran Perpustakaan Nasional Republik Indonesia,
Jeneponto menempati peringkat kedua di Sulawesi Selatan untuk kategori minat
baca dan peringkat kelima untuk indeks literasi secara umum.
Ia juga menyampaikan bahwa Jeneponto telah meraih penghargaan
sebagai perpustakaan dengan pelayanan terbaik secara nasional. Menurutnya,
capaian tersebut menjadi bukti bahwa gerakan literasi di Jeneponto terus
menunjukkan perkembangan yang sangat positif.
Kepala Dinas menegaskan bahwa lomba bertutur bukan sekadar ajang
kompetisi, tetapi juga sarana strategis untuk menanamkan pendidikan karakter,
memperkaya wawasan, serta melatih kemampuan berbahasa dan berkomunikasi
anak-anak. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang kreatif, percaya
diri, dan gemar membaca.
Acara pembukaan terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan
peringatan Hari Perpustakaan Nasional, Hari Buku Nasional, serta hari ulang
tahun Bupati Jeneponto yang jatuh pada tanggal 18 Mei 2026. Momentum ini menjadi
simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan literasi
masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto memberikan apresiasi tinggi
terhadap berbagai upaya pengembangan literasi yang telah dilakukan. Menurutnya,
lomba bertutur memiliki manfaat besar bagi perkembangan anak, tidak hanya dalam
kemampuan bercerita, tetapi juga dalam membangun karakter, kreativitas, dan
rasa percaya diri.
Bupati berharap
kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan
generasi muda yang cerdas dan berakhlak. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk
terus semangat belajar, gemar membaca, dan menjadikan buku sebagai jendela
untuk meraih masa depan yang lebih baik. (Els@h).



