Sabtu, 6 Juni 2026 | Gemaliterasi.Com

Kadisdikbud Jeneponto Melepas Relawan Pendidikan Kemendikdasmen, Satu dari TBM An Nur

Selasa, 19 Mei 2026 67
Gemaliterasi.Com

Jeneponto, 19 Mei 2026 — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto secara resmi melepas Relawan Pendidikan Kemendikdasmen Tahun 2026 dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung penanganan Anak Putus Sekolah (APS) melalui keterlibatan relawan pendidikan di berbagai wilayah.

Kegiatan pelepasan tersebut dihadiri oleh Bapak Susanto beserta tim dari Kementerian Pendidikan Non Formal dan Informal Kemendikdasmen. Hadir pula para relawan pendidikan, perwakilan Forum TBM, serta sejumlah pegiat literasi dan pendidikan di Kabupaten Jeneponto yang siap mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh anak.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah bersedia mengabdikan diri untuk membantu pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa relawan pendidikan memiliki peran penting dalam membantu mendata ulang anak-anak yang putus sekolah agar dapat segera memperoleh perhatian dan penanganan yang tepat.

Kadis juga berharap agar para relawan dapat memanfaatkan waktu penugasan yang hanya berlangsung selama satu bulan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, waktu yang singkat tersebut harus dimaksimalkan untuk turun langsung ke lapangan, berkoordinasi dengan pemerintah setempat, serta memastikan data yang diperoleh benar-benar akurat sehingga tujuan pemerintah dalam menekan angka anak putus sekolah dapat tercapai.

Sementara itu, Bapak Susanto dari Kemendikdasmen dalam arahannya menyampaikan bahwa keberadaan relawan pendidikan merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pendidikan. Ia menekankan bahwa data yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pendidikan di daerah maupun di tingkat nasional.

Susanto juga mengajak para relawan untuk bekerja dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan keikhlasan. Menurutnya, tugas relawan bukan sekadar mendata, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar anak-anak yang putus sekolah dapat kembali memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Pelepasan Relawan Pendidikan Tahun 2026 tersebut ditandai dengan pemasangan rompi dan atribut relawan kepada peserta sebagai simbol dimulainya tugas pengabdian di lapangan. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jeneponto.

Salah satu relawan yang ikut dilepas adalah Nurwahidin, S.S, perwakilan dari TBM An Nur sekaligus bagian dari Forum TBM. Dalam penugasannya, Nurwahidin akan bertugas di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Kehadiran relawan dari TBM An Nur diharapkan dapat memperkuat sinergi antara gerakan literasi masyarakat dan program pendidikan pemerintah dalam menekan angka anak putus sekolah di daerah.(Els@h).

Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login