Sabtu, 6 Juni 2026 | Gemaliterasi.Com

Jeneponto Peringkat 6 Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Provinsi Sulawesi Selatan

Selasa, 21 Oktober 2025 596
Gemaliterasi.Com
Panitia Sulsel
Kadispusip Sulsel Serahkan Sertifikat Juara ke Pengelola Perpustakaan An Nur Jeneponto

Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Gerakan Literasi Turatea (Geliat) kian menggema. Gerakan yang dicanangkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Jeneponto, H. Nur Alim, S.E, M.A ini telah mendorong berkembangnya perpustakaan desa/kelurahan dan komunitas-komunitas literasi di Bumi Turatea. Beberapa di antaranya telah bermitra dengan Perpustakaan Nasional RI melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Reflika Mandiri, dan Bantuan Buku Bermutu. 

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/274/wakil-bupati-jeneponto-respon-positif-gerakan-literasi-tbm-an-nur-palajau

Keaktifan para pustakawan Dispusip ke lapangan melakukan pendataan, monitoring, dan pembinaan ke perpustakaan-perpustakaan membuat para pustakawan atau pengelola perpustakaan di lapangan semakin giat berbenah diri. Kehadiran Kepala Bidang Layanan, Kerja Sama, dan Pengembangan, Hj. Syahru Rahmadhani, ST, M.AP memompa semangat para pustakawan ke lapangan menelusuri desa-desa dan kelurahan guna menyapa setiap perpustakaan atau komunitas literasi yang didatanginya. Bukan hanya membina para pengelola perpustakaan tetapi juga merayu para kepala desa, lurah atau kepala sekolah untuk memberikan dukungan dana kepada perpustakaan. 

Upaya Dispusip Jeneponto tidaklah sia-sia, sedikit demi sedikit perpustakaan desa/kelurahan atau komunitas literasi mulai bersuara, menyuarakan Jeneponto di tingkat provinsi dan nasional. Tahun 2024 kemarin, Perpustakaan An Nur Desa Palajau melalui poundernya menerima Nugra Jasa Dharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional RI. Sebagai perpustakaan desa, Perpustakaan An Nur Palajau menerima hadiah Tugu Titik Baca dari Perpustakaan Nasional sebagai Perpustakaan Desa Teraktif dengan KPI 100. 

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/268/tbm-an-nur-palajau-ajak-kepala-balai-pelestarian-kebudayaan-wilayah-xix-nikmati-gantalak-jarang-di-pasar-tolo

Tahun 2025 ini, dalam Festival Literasi Sulawesi Selatan 2025 di Perpustakaan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, nama Kabupaten Jeneponto disebut sebagai salah satu pemenang Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Jeneponto diwakili oleh Perpustakaan An Nur Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke. Walau hanya Juara Harapan III, namun peroleh ini menunjutkan bahwa perpustakaan desa Kabupaten Jeneponto berada di urutan ke-6 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.  

Peringkat 6 tingkat provinsi bagi Perpustakaan An Nur Desa Palajau dan Dispusip Jeneponto adalah capaian yang luar biasa dan buah dari kerja kerja dan kolaborasi. Namun, ada faktor yang membuat posisi ini sulit untuk berubah, yaitu faktor dukungan pemerintah. "Perpustakaanta, Pak, sangat luar biasa, tapi sayang sekali Pak tidak ada sedikit pun anggaran dari dana desata, andaikan ada walau hanya 5 juta saja, maka bisa dipertanggungjawabkan sebagai perpustakaan desa. Kalau begini, walau kita sembunyikan bagaimana, tetap ketahuan bahwa perpustakaanta bukan perpustakaan desa”, ungkap Nilma, Ketua Tim Penilai pada pengelola Perpustakaan An Nur ketika melakukan visitasi di Perpustakaan An Nur pada 12 Juli 2025 yang lalu. 

Kurangnya dukungan dari pemerintah nampak pula saat pelaksanaan visitasi dengan tidak hadirnya seorangpun perangkat kecamatan dan perangkat desa, sehingga Tim Visitasi Provinsi hanya disambut oleh seorang tokoh masyarakat yang diminta berperan sebagai pemerintah, sementara finalis lain hadir pemerintahnya dan bahkan ada finalis yang didampingi oleh Pak Sekdanya. 

Capaian Juara Harapan III Tingkat Provinsi adalah kebanggaan bagi Perpustakaan An Nur Desa Palajau dan pemompa semangat untuk terus berkarya untuk masyarakat Jeneponto, teristimewa masyarakat Desa Palajau. "Insyaa Allah, kami akan tetap bergerak membangun literasi masyarakat, memajukan perpustakaan desa, dan mengejar prestasi untuk daerah tercinta, Kabupaten Jeneponto.", ungkap Sahabuddin, Pounder Perpustakaan An Nur. "Yang terpenting dalam menghidupkan perpustakaan adalah kemauan, di mana ada kemauan di situ ada jalan untuk berkembang, mengenai dukungan dana dari pemerintah desa atau pemerintah kabupaten mungkin belum saatnya atau takdirnya.", tambahnya. 

Baca pula: https://www.gemaliterasi.com/berita/265/luar-biasa-tanpa-dana-desa-perpustakaan-desa-palajau-raih-juara-harapan-iii-tingkat-provinsi

Pounder Perpustakaan An Nur Palajau mengakui bahwa selama ini yang amat berjasa dalam memajukan Perpustakaan An Nur adalah donatur dan mitra, antara lain Dispusip Jeneponto. Dispusip Jeneponto yang telah banyak menyapa dan memfasilitasi Perpustakaan An Nur sampai menjadi perpustakaan desa yang menyala hijau di tingkat nasional dengan Kriteria Performance Indikator (KPI) 100 pada Sistem Informasi Manajemen TPBIS Perpustakaan Nasional RI. (Els@h). 


Bagikan:
Komentar
Silakan lakukan login terlebih dahulu untuk bisa mengisi komentar.
Login