
Jeneponto-Gemaliterasi.Com. Pembelajaran Abad ke-21 menuntut sekolah untuk aktif berupaya meningkatkan minat dan daya literasi peserta didik guna menyukseskan tujuan pembelajaran melalui gerakan literasi. Gerakan literasi sekolah adalah bagian dari gerakan literasi dalam menyongsong Indonesia 2024. Gerakan literasi sekolah ini juga menjadi gerakan literasi daerah Kabupaten Jeneponto untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Masyarakat Kabupaten Jeneponto.
Menyadari pentingnya gerakan literasi, maka beberapa waktu yang lalu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Alamsyah, SE, MM menerbitkan Surat Edaran ke Sekolah-Sekolah untuk menjalankan literasi sekolah. Dalam Surat Edaran Nomor 400.3/2309/Disdikbud-JP, Kadis Dikbud Jeneponto menghimbau agar sekolah-sekolah membiasakan membaca, baik membaca buku pelajaran, maupun non-buku pelajaran yang sesuai dengan usia dan jenjang peserta didik. Diimbau pula agar guru dan tenaga kependidikan menjadi teladan dalam melaksanakan kegiatan membaca bersama peserta didik.
Melaksanakan Surat Edaran Kadis Dikbud Jeneponto, sekolah-sekolah dalam lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto melakukan pembenahan guna menggerakkan literasi di sekolahnya masing-masing. Antara lain sekolah yang telah menggerakkan warga sekolahnya adalah UPT SD Negeri 10 Arungkeke yang terletak di Petang Desa Arungkeke. Sekolah yang dipimpin oleh Sinar Bakri, S.Pd, MM dengan jumlah siswa sebanyak 109 ini telah menunjutkan dukungannya dalam melaksanakan gerakan literasi Daerah Jeneponto sebagaimana yang diamanahkan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto.
Kepala UPT SD Negeri 10 Arungkeke kepada media ini mengungkapkan bahwa untuk kegiatan membaca bersama ditetapkan setiap hari Kamis pagi. "Untuk kegiatan literasi membaca bersama di SDN 10 Arungkeke dilaksanakan setiap hari Kamis pagi.", ungkapnya (9/10-2025).
Untuk menjalankan gerakan literasi sekolah, UPT SD Negeri 10 Arungkeke telah menjalin kerja sama dengan komunitas penggerak literasi masyarakat, TBM An Nur Palajau. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk saling membantu dalam meningkatkan kegiatan literasi di lembaga masing-masing. Bagi TBM An Nur Palajau, UPT SD Negeri 10 Arungkeke adalah mitra yang peduli dan telah menyumbangkan bahan bacaannya kepada TBM An Nur Palajau.
Kepeduliannya terhadap gerakan lietrasi masyarakat, membuat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jeneponto melalui TBM An Nur Palajau memberikan apresiasi penghargaan sebagai Mitra Literasi Terbaik kepada Kepala SD Negeri 10 Arungkeke. Semoga kepedulian Kepala SD Negeri 10 Arungkeke terhadap gerakan literasi Jeneponto bisa menjadi teladan bagi kepala sekolah lainnya. (Els@h).



